Langsung ke konten utama

November '22

 November kali ini terasa begitu dramatis. Sering terjadi pertarungan emosi dalam diri. Terkadang, di pagi suasana hati tenang, tapi ketika siang berubah menjadi marah. Atau di pagi hari rasanya senang, tapi ketika sore berubah menjadi sedih. Ya, itulah kehidupan. Penuh kejutan dan misteri.


Kalau diingat-ingat lagi, rasa sedihlah yang paling membekas di bulan ini. Sedih karena kekurangan diri, sedih karena putus harapan, sedih karena dikecewakan, dan lainnya. 

Kalau direnungi secara mendalam, ternyata kesedihan itu tidaklah sia-sia. Karena pada hakikatnya, setiap kejadian dalam kehidupan itu memberi pelajaran berharga, yang takkan bisa didapatkan dari sekolah mana pun. Selain itu, ia juga mengasah ketahanan dan memoles kepribadian diri. Semakin sering diasah, semakin tajam ia; semakin dipoles, semakin berkilauan ia; dan semakin banyak kejadian yang dilalui, semakin meningkat juga kualitas dirinya. Memang rasanya sakit, tapi itulah proses untuk menjadi lebih baik.


Intinya, segala sesuatu itu ada hikmahnya. Tetaplah bertahan walaupun itu sulit.

Komentar

Popular Posts

Cukuplah Allah bagiku

Hidup di dunia sebentar, tapi terasa begitu lama karena tak memiliki kepastian akhir. Setiap orang yang di dunia pasti didatangi oleh berbagai macam permasalahan. Dan tak semuanya yang dapat menyelesaikannya. Ketika gagal, merupakan hal wajar bagi seseorang itu untuk kecewa dan putus asa. Walaupum begitu, percayalah, bahwa kekecewaan itu tak akan bertahan lama. Titipkan harapanmu pada Yang Maha Kuasa. Insyaallah semuanya akan membaik. حسبي الله و نعم الوكيل Cukuplah bagiku Allah, sebaik-baik perwakilan.

Semangat?

Pernah gak sih kamu merasa ada yang berbeda ketika lagi semangat dan gak semangat. Pas lagi semangat, apapun yang dilakukan bisa cepat selesai. Sebaliknya, kalau lagi malas, apapun itu pasti lama mengerjainnya. Bahkan ada aja alasan yang membuat kita menunda-nunda pekerjaan tersebut. Nah, sekarang coba begini. Ketika semangat, kita tidak melakukan apa-apa. Sengaja begitu. Kira-kira gimana rasanya? Tentu akan ada rasa gak enakan dan resah. Resah waktu yang ada ini gak termanfaatkan. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa semangat itu mempengaruhi hasil perbuatan seseorang. Nah, itu saja untuk kali ini. 

Perjalananku Menulis di Blog

Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 27 Oktober 2023, diperingati sebagai Hari Blogger Nasional. Hari tersebut ditetapkan sebagai hari khusus khusus untuk memperingati dan mengapresiasi kegiatan seorang blogger. Lalu di bulan ini, November, juga ada sebuah peringatan yang masih terkait dengan kegiatan menulis, yaitu NaNoWriMo (National Novel Writing Month). Setelah mengetahui hal ini, aku tertarik ingin mengikuti tantangan di peringatan ini, meskipun tidak berpartisipasi secara langsung di acaranya. Lebih tapatnya aku ikut mengambil semangat menulisnya. Nah, kali ini aku ingin bercerita mengenai perjalananku menulis di blog. Kalau dipikir-pikir bagaimana aku bisa mulai menulis di blog, kisahnya cukup panjang. Setelah sekitar tujuh tahun semenjak aku membuat blog pertama, aku merasa kalau kemampuan menulisku masih kurang baik dan aku masih tergolong amatir. Alasannya cukup jelas, aku gak terlalu serius menulis dari dulu. Bisa dibilang berkecimpungnya diriku di blog hanya untuk mengisi w...