Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Malam yang Tenang (Sebelum Perang Badar)

Saat hujan masih turun, Rasulullah menyiagakan pasukan. Beliau berkeliling di arena yang akan dijadikan ajang pertempuran. Beliau menunjukkan jarinya ke suatu tempat sambil berkata, “Ini tempat kematiannya Fulan esok hari InsyaaAllah, dan ini tempat kematian Fulan InsyaaAllah.” Pada malam itu beliau lebih banyak mendirikan shalat di dekat pangkal pohon yang tumbuh di sana. Kaum muslimin tidur dengan hembusan napas yang tenang seakan menyinari angkasa. Hati mereka ditaburi keyakinan. Mereka cukup istirahat pada malam itu, dengan harapan esok paginya dapat melihat kabar gembira dari Allah. إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ السَّمَاءِ مَاءً لِّيُطَهِّرَكُم بِهِ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ الشَّيْطَانِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الْأَقْدَامَ “(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman dari-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangka...

Persiapan Strategi dan Posisi (Sebelum Perang Badar)

Menempati Posisi yang Lebih Strategis Setelah mengumpulkan data pada sore hari, Nabi Muhammad dan para sahabatnya mempersiapkan strategi untuk menghadapi kaum Quraisy pada perang Badar yang akan diadakan besoknya. Mereka mendahului kaum Quraisy mengambil tempat strategis untuk ditempati, yaitu di dekat mata air Badar. Berkat saran dari Al-Hubab bin Al-Mundzir, maka dipilihlah tempat yang paling dekat dengan mata air dan ditimbunlah kolam-kolam di belakang mereka, kemudian dipenuhkan satu kolam khusus. Dengan itu mereka bisa mendapatkan persediaan air minum sedangkan lawannya tidak. Di sini kita dapat melihat bahwa pentingnya mempertimbangkan lokasi kita berada dan keuntungan lokasi tersebut. Posisi Komandan Perang Setelah berhenti di tempat yang dimaksudkan, dekat mata air, Sa'ad bin Mu'adz mengusulkan kepada Rasulullah, bagaimana jika kaum Muslimin membuat tempat khusus bagi beliau untuk memberikan komando, sekaligus sebagai antisipasi adanya serangan yang mendadak serta kemun...

Semangat?

Pernah gak sih kamu merasa ada yang berbeda ketika lagi semangat dan gak semangat. Pas lagi semangat, apapun yang dilakukan bisa cepat selesai. Sebaliknya, kalau lagi malas, apapun itu pasti lama mengerjainnya. Bahkan ada aja alasan yang membuat kita menunda-nunda pekerjaan tersebut. Nah, sekarang coba begini. Ketika semangat, kita tidak melakukan apa-apa. Sengaja begitu. Kira-kira gimana rasanya? Tentu akan ada rasa gak enakan dan resah. Resah waktu yang ada ini gak termanfaatkan. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa semangat itu mempengaruhi hasil perbuatan seseorang. Nah, itu saja untuk kali ini.