Langsung ke konten utama

Postingan

Selamat Memperingati Hari Guru 2023

Hari ini, tepatnya 25 November 2023 diberingati sebagai hari guru. Sebuah profesi yang tuntutannya banyak, perjuangannya luar biasa, tapi gajinya tak seberapa, itulah guru. Sejatinya, manusia sangat butuh kepada guru dan gurunya itu sangat banyak. Mulai dari guru yang mengajarinya bergerak, berbicara, dan bertindak, yaitu orang tua. Kemudian guru-guru di sekolah yang mengajarinya berbagai macam ilmu pengetahuan. Lalu siapa saja yang pernah ditemuinya dan memiliki pengetahuan serta kemampuan. Bahkan alam sekalipun dapat menjadi guru bagi manusia, sebagaimana pepatah Minang: "Alam takambang jadi guru". Begitu luar biasanya jasa mereka sampai-sampai tak ada manusia yang dapat membalas jasa mereka dengan ganjaran yang setimpal. Semoga rahmat, nikmat, dan kemuliaan selalu tercurah bagi para guru kita di mana pun mereka berada. Aamiin...
Postingan terbaru

Bangkit Kembali Sebelum Terlambat

Beberapa hari ini prosesku menurun. Keinginan untuk mengejar impian mulai pudar kembali. Tubuh menjadi lelah lebih cepat dari biasanya. Waktu luang semakin sulit dimanfaatkan dengan baik. Rasanya lebih baik bersantai dan beristirahat saja sekarang ini, sebelum ujian yang lebih berat datang. Namun, keinginan bersantai itu nyatanya hanyalah jebakan. Tak ada yang namanya istirahat ketika berada di tengah gempuran masalah dan ujian ini. Kalau aku tetap berleha-leha atau bersantai-santai, ujungnya akan menyesal lagi. Selagi masih ada waktu, yok bangkit lagi. Tak masalah kalau sesekali tertatih-tatih bahkan terhenti. Yang terpenting jangan sampai menyerah.

Hujan menurutku

Bagaimanakah kamu menilai hujan? Bagiku, hujan itu begitu luar biasa. Hujan itu perwujudan dari memberi tanpa pandang bulu. Tak peduli yang diberi itu butuh atau tidak, senang atau marah, ia tetap akan memberi. Hujan itu begitu unik. Ia bisa menjadi nikmat bagi seseorang sekaligus hal buruk (bencana) bagi yang lain. Ketika hujan turun, beberapa orang akan mengeluh karena aktivitasnya terhambat oleh hujan. Di sisi lain, beberapa orang akan senang dengan kedatangannya. Sumur mereka yang mulanya kering, terisi kembali; tumbuhan yang merengas pun mendapatkan kesegarannya kembali. Hujan itu tempat kepasrahan. Ia memberi ruang untuk berpikir jernih.

Perjalananku Menulis di Blog

Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 27 Oktober 2023, diperingati sebagai Hari Blogger Nasional. Hari tersebut ditetapkan sebagai hari khusus khusus untuk memperingati dan mengapresiasi kegiatan seorang blogger. Lalu di bulan ini, November, juga ada sebuah peringatan yang masih terkait dengan kegiatan menulis, yaitu NaNoWriMo (National Novel Writing Month). Setelah mengetahui hal ini, aku tertarik ingin mengikuti tantangan di peringatan ini, meskipun tidak berpartisipasi secara langsung di acaranya. Lebih tapatnya aku ikut mengambil semangat menulisnya. Nah, kali ini aku ingin bercerita mengenai perjalananku menulis di blog. Kalau dipikir-pikir bagaimana aku bisa mulai menulis di blog, kisahnya cukup panjang. Setelah sekitar tujuh tahun semenjak aku membuat blog pertama, aku merasa kalau kemampuan menulisku masih kurang baik dan aku masih tergolong amatir. Alasannya cukup jelas, aku gak terlalu serius menulis dari dulu. Bisa dibilang berkecimpungnya diriku di blog hanya untuk mengisi w...

Tanpa Kuota Internet

Tak disangka-sangka, sudah lebih satu bulan aku gak beli kuota internet. Walaupun tak punya kuota, sebenarnya aku masih tetap internetan, yaitu saat di kampus atau saat minta hotspot. Waktunya tak sesering saat aku punya kuota sendiri. Dalam sehari itu belum tentu aku bisa online, karena keterbatasan waktu dan tempat. Selama seminggu libur ini, HP-ku benar-benar tak online, kecuali hanya di facebook gratis, itu pun hanya untuk 30 MB-an perhari. Walaupun begitu, sesekali aku minjam HP bunda untuk searching di Google atau men-download sesuatu ketika ada perlu. Kamu tahu? Ternyata hidup tanpa internet—bagi seorang pelajar/mahasiswa—itu sulit, loh. Kamu akan melewatkan berbagai informasi penting dari kampus, guru, teman, atau orang lain. Kamu juga akan merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan rekan-rekanmu, apalagi jika ada tugas kelompok, dan masih banyak kesulitan lainnya yang akan kamu alami tanpa internet. Melihat banyaknya kesulitan yang dialami ketika tidak ada akses internet, ak...

November '22

 November kali ini terasa begitu dramatis. Sering terjadi pertarungan emosi dalam diri. Terkadang, di pagi suasana hati tenang, tapi ketika siang berubah menjadi marah. Atau di pagi hari rasanya senang, tapi ketika sore berubah menjadi sedih. Ya, itulah kehidupan. Penuh kejutan dan misteri. Kalau diingat-ingat lagi, rasa sedihlah yang paling membekas di bulan ini. Sedih karena kekurangan diri, sedih karena putus harapan, sedih karena dikecewakan, dan lainnya.  Kalau direnungi secara mendalam, ternyata kesedihan itu tidaklah sia-sia. Karena pada hakikatnya, setiap kejadian dalam kehidupan itu memberi pelajaran berharga, yang takkan bisa didapatkan dari sekolah mana pun. Selain itu, ia juga mengasah ketahanan dan memoles kepribadian diri. Semakin sering diasah, semakin tajam ia; semakin dipoles, semakin berkilauan ia; dan semakin banyak kejadian yang dilalui, semakin meningkat juga kualitas dirinya. Memang rasanya sakit, tapi itulah proses untuk menjadi lebih baik. Intinya, sega...

Kalah dalam hal cita-cita dengan anak kecil

 22 November 2022. Sore itu, aku shalat ashar di Mushala al Wustha Kubu. Aku berangkat agak telat, sehingga aku masbuk satu rakaat. Saat sampai di mushala, aku melihat hanya ada satu makmum laki-laki, itu pun anak kecil yang umurnya kira-kira belum 7 tahun. Aku segera mengambil posisi dan takbir. "Assalamualaikum warahmatullah..." Shalat imam selesai, kemudian dilanjutkan zikir secara jahar (dengan suara yang cukup keras, sehingga dapat didengar makmum). Adapun aku menambah satu rakaat lagi, karena aku masbuk. Setelah zikir, imam membaca doa, sedangkan makmum mengaminkan. Ini merupakan kebiasaan di sekitar Parabek Kubu Nan 7 ini. Adapun dalil tantang zikir dan doa secara jahar ini sudah dijelaskan oleh banyak ulama. Salah satu tujuannya untuk pendidikan/pengajaran. Karena tidak semua masyarakat yang pandai dalam lafaz zikir dan doa tersebut. Zikir dan doa selesai. Selesai pula runtutan kegiatan Shalat Ashar sore ini. Anak kecil tadi memanggil inyiak yang menjadi imam, "I...